Strategi Kompensasi Dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan

Strategi Kompensasi

Strategi kompensasi karyawan adalah rencana menentukan imbalan atau benefit dan gaji karyawan agar sejalan dengan tujuan perusahaan.

Strategi kompensasi diperlukan untuk merekrut dan mempertahankan orang-orang yang memiliki keterampilan, kompetensi, dan sikap yang sesuai untuk menjalankan tugasnya.

Strategi kompensasi karyawan adalah rencana menentukan imbalan atau benefit dan gaji karyawan agar sejalan dengan tujuan perusahaan. 

Strategi kompensasi diperlukan untuk merekrut dan mempertahankan orang-orang yang memiliki keterampilan, kompetensi, dan sikap yang sesuai untuk menjalankan tugasnya.

Pemberian kompensasi yang tidak adil dapat berpengaruh terhadap peningkatan kinerja karyawan. handoko (2001), menyatakan bahwa kompensasi penting bagi karyawan, karena besarnya kompensasi mencerminkan ukuran nilai karya mereka diantara karyawan itu sendiri; keluarga; dan masyarakat. 

Kompensasi juga penting bagi perusahaan, karena mencerminkan cara perusahaan untuk mempertahankan sumber daya manusia. Kompensasi merupakan faktor penting yang mempengaruhi orang-orang agar bekerja pada perusahaan. 

Oleh karena itu perusahaan harus kompetitif dengan beberapa jenis kompensasi untuk mempekerjakan; mempertahankan; dan memberi imbalan terhadap kinerja individu dalam perusahaan. 

Dalam pemberian kompensasi ada dua hal yang perlu diingat oleh perusahaan , yakni kompensasi yang diberikan harus dapat dirasakan adil oleh karyawan; dan besarnya kompensasi tidak jauh berbeda dengan yang diharapkan oleh karyawan. 

Apabila dua hal ini dapat dipenuhi, maka karyawan akan merasa puas. Kepuasan akan memicu karyawan untuk terus meningkatkan kinerjanya, sehingga tujuan perusahaan maupun kebutuhan karyawan akan tercapai secara bersama.

Bentuk kompensasi yang dapat diberikan berupa :

  • Gaji pokok
  • Bonus
  • Komisi
  • Upah lembur
  • Cuti berbayar
  • Jadwal yang flexible

Strategi Kompensasi Strategi kompensasi karyawan adalah rencana menentukan imbalan atau benefit dan gaji karyawan agar sejalan dengan tujuan perusahaan. 

Strategi kompensasi diperlukan untuk merekrut dan mempertahankan orang-orang yang memiliki keterampilan, kompetensi, dan sikap yang sesuai untuk menjalankan tugasnya.

Strategi Kompensasi Dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan

Tujuan Strategi Kompensasi

Strategi kompensasi dilakukan tidak hanya sebagai imbal balik kerja karyawan saja, tapi terdapat tujuan lain yang lebih strategis seperti:

  • Memberikan penghargaan kepada karyawan yang telah bekerja dengan baik.

Ketika mencapai tujuan tertentu, karyawan tentu akan sangat senang jika diberi penghargaan berupa kompensasi. Ini membuat karyawan merasa dihargai oleh perusahaan dan meningkatkan motivasi bekerja.

  • Mendefinisikan nilai perusahaan.

Jika perusahaan memiliki nilai tertentu, hal ini dapat dituangkan dalam skema kompensasi. Misalnya, perusahaan sangat memperhatikan kesehatan karyawannya, maka perusahaan memberikan asuransi kesehatan tambahan.

  • Meningkatkan reputasi perusahaan.

Pemberian kompensasi yang transparan dan sesuai nilai perusahaan maka hal ini bisa meningkatkan reputasi dari perusahaan tersebut.

  • Menarik kandidat karyawan baru yang bertalenta.

Jika reputasi perusahaan baik karena memberikan kompensasi yang baik pula, maka hal ini bisa menarik kandidat yang memiliki talenta sesuai kebutuhan perusahaan.

Komponen Utama Strategi Kompensasi di Suatu Perusahaan

Terdapat 4 komponen utama dalam strategi kompensasi untuk karyawan. Komponen ini akan membantu Anda membuat strategi jitu kompensasi perusahaan.

  • Upah pokok

Upah pokok adalah penghasilan utama dari pekerjaan yang dilakukan karyawan. Nilai ini biasanya disepakati saat proses rekrutmen berlangsung. 

Upah pokok merupakan salah satu hal penting dalam kompensasi karena akan menjadi dasar perhitungan pajak, asuransi, BPJS, dan sebagainya.

  • Insentif

Insentif biasanya diberikan jika karyawan mendapat pencapaian tertentu diluar pekerjaan utamanya seperti insentif program referal, bonus, pembagian keuntungan, pemberian saham, dan sebagainya.

  • Benefit karyawan

Benefit karyawan diberikan kepada karyawan sebagai keuntungan diluar upah utamanya. Hal ini bisa berupa asuransi kesehatan, dana pensiun, kendaraan dari perusahaan, fasilitas telepon, atau keanggotaan pusat kebugaran.

  • Cuti

Beberapa perusahaan juga menetapkan cuti khusus sebagai kompensasinya. Misalnya cuti besar yang waktunya beberapa bulan atau tambahan cuti khusus.

Tentu saja dalam membuat strategi kompensasi perusahaan, Anda dapat mempertimbangkan 4 hal diatas. Dengan strategi yang tepat, maka Anda sekaligus ikut membantu mencapai tujuan perusahaan.

Nah itulah informasi yang bisa kami bagikan mengenai Strategi Kompensasi, semoga informasi yang kami bagikan ini bermanfaat untuk kalian semua dan terima kasih telah membaca.      

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *