Akreditasi Kampus Institut Agama Islam Tazkia

Akreditasi Kampus Institut Agama Islam Tazkia

Akreditasi Kampus Institut Agama Islam Tazkia – Perjalanan Institut Agama Islam Tazkia dimulai sejak tahun 1999 dengan nama Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Tazkia.

Kampus ini lahir dari buah pikir untuk mendukung kemajuan ekonomi dan perbankan Indonesia dengan menerapkan sistem syariah sebagai salah satu alternatif yang mana kondisi Indonesia di kala itu tengah dilanda krisis yang diprakarsai oleh pakar ekonomi syariah Dr. Muhammad Syafi’i Antonio, M.Ec., dan tim.

Akreditasi Kampus Institut Agama Islam Tazkia

Sejak awal berdirinya, Institut Agama Islam Tazkia terus melakukan pembenahan dan peningkatan kualitas demi tercapainya visi yaitu menjadi Perguruan Tinggi Pilihan Bagi Pemimpin Bisnis dan Intelektual Kelas Dunia masa depan yang dilengkapi dengan karakter Tazkia pada Tahun 2025.

Upaya peningkatan kualitas tersebut akhirnya mulai direalisasikan dengan penerapan penjaminan mutu ISO 9001:2008 yang juga berdampak pada pencapaian akreditasi baik dan sangat baik dari Kementerian Pendidikan Nasional dan Kementerian Agama Republik Indonesia untuk masing-masing jurusan.

Selanjutnya, pada Desember 2017, Institut Agama Islam Tazkia resmi membuka program kelas internasional untuk empat jurusan yaitu Bachelor of Islamic Accounting, Bachelor of Islamic Business & Management, Bachelor of Islamic Economics, dan Bachelor of Islamic Economics Law.

Akreditasi Institut Tazkia Bogor

Kiprah Institut Agama Islam Tazkia dalam pengembangan ekonomi Islam diawali pada awal tahun 1998 ketika Bank Indonesia mulai memberikan perhatian yang lebih serius dalam pengembangan perbankan syariah, sebagai salah satu solusi untuk menyehatkan industri perbankan nasional yang runtuh diterjang krisis ekonomi yang dilanjutkan dengan krisis multidimensi.

Pada saat itu Institut Agama Islam Tazkia diberi kesempatan oleh Bank Indonesia untuk menyelenggarakan pelatihan-pelatihan perbankan syariah, baik bagi para pejabat di lingkungan Bank Indonesia maupun praktisi dari industri perbankan nasional.

Dampak dari pelatihan-pelatihan serta upaya Bank Indonesia untuk mengembangkan bank syariah – yang ditandai dengan lahirnya UU No. 10 Tahun 1998 tentang Perubahan UU No.7 tahun 1992 – membuahkan hasil.

Bank IFI memutuskan untuk mendirikan unit usaha syariah (UUS). Pemegang saham Bank Susila Bhakti (BSB) memutuskan untuk mengkonversi menjadi syariah, lalu lahirlah Bank Syariah Mandiri (BSM).

Langkah Bank IFI dan BSM tersebut lalu diikuti oleh bank lain seperti Bank Jabar, Bank Bukopin, Bank Danamon, Bank Jateng, Bank SUMUT, Bank BRI, Bank BNI dan lain-lain.

Selama ini menjalankan pelatihan-pelatihan serta mendampingi beberapa bank untuk mendirikan syariah, Institut Agama Islam Tazkia banyak berinteraksi para bankir, otoritas keuangan, para ulama dan akademisi.

Dari berbagai diskusi dengan para pihak dan para tokoh diperoleh kesimpulan bahwa untuk memenuhi kebutuhan atas SDI yang kompeten, tidak cukup hanya menyelenggarakan pelatihan-pelatihan bagi para bankir dan praktisi keuangan, tatapi diperlukan pendidikan dalam berbagai jenjang, dari sekolah dasar sampai Perguruan Tinggi.

Akreditasi kampus Institut Agama Islam Tazkia telah terakreditasi B oleh BAN-PT. Sesuai dengan SK Nomor 947/SK/BAN-PT/Ak-PNB/PT/XI/2020. SK ini berlaku semenjak 2020 lalu dan akan berakhir pada 19 Desember 2023.

Akreditasi Kampus Institut Agama Islam Tazkia

Demikianlah pembahasan mengenai Akreditasi kampus Institut Agama Islam Tazkia. Semoga dapat menambah wawasan kita semua, serta jika ada yang berminat melanjutkan pendidikan di salah satu kampus terbaik di Bogor ini bisa diterima di jurusan yang diinginkan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *