Personal Branding Adalah Cara Promosi Terbaik

Personal Branding Adalah

Personal branding adalah persepsi seseorang yang kamu bentuk terhadap dirimu dan apa yang bisa kamu tawarkan secara profesional saat ini serta di masa depan.

Personal branding akan mempengaruhi nilaimu selama proses seleksi hingga akhirnya kamu diputuskan untuk diterima atau tidak. Personal branding merupakan gambaran diri yang bisa ditunjukkan lewat apa saja. Personal branding bisa terlihat lewat cara berpakaian, berbicara, hingga gadget dan kendaraan yang digunakan.

Pokoknya, apa pun yang melekat pada dirimu, dilakukan secara konsisten, serta disadari orang lain, maka itu bisa membangun personal branding kamu tanpa disadari. Namun, sebenarnya personal branding pun bisa dibangun dengan sengaja.

Artinya, kamu bisa mendesain bagaimana perspektif seseorang seharusnya terhadap dirimu. Citra diri yang positif, profesional, dan baik sangat diperlukan untuk menunjukkan kredibilitas.

Contoh Personal Branding Adalah

  • Contoh Self Branding 1: Gary Vaynerchuk (GaryVee)

Gary Vaynerchuk adalah pengusaha sukses di Amerika. Vaynerchuk dikenal karena entrepreneurial spirit (semangat kewirausahaan) nya yang kuat, dan kesuksesan bisnisnya. Salah satu cerita yang Gary tidak malu untuk berbagi adalah bahwa dia bukanlah siapa-siapa sampai usianya di pertengahan tiga puluh.

Vaynerchuk telah menjadi juru bicara bagi pengusaha dan orang-orang yang ingin mencari kebahagiaan dalam hidup. Pesannya adalah untuk melupakan tuntutan sosial, fokus mencari passion masing-masing, dan bagaimana mengubah passion tersebut menjadi sumber penghasilan.

Vaynerchuk juga merupakan penulis buku terlaris dan menjabat sebagai chairman VaynerX, serta CEO dari VaynerMedia, sebuah perusahaan periklanan layanan lengkap. GaryVee merupakan contoh personal branding yang sukses sebab nama GaryVee bersinar di hampir setiap platform media sosial.

  • Contoh Personal Brand 2: Neil Patel

Neil Patel adalah seorang guru marketing yang mengajarkan cara memasarkan produk/jasa secara online. Dia juga merupakan CMO dan Co-Founder Neil Patel Digital, sebuah agensi yang bertujuan untuk membantu perusahaan-perusahaan top dunia meningkatkatkan traffic situs nya secara besar-besaran.

Terlebih lagi, Neil adalah raja blogging yang membahas tentang pemasaran digital. Tulisan Neil Patel sangat mendalam dan biasanya didukung dengan bukti dari pengalamannya sendiri. Ini merupakan contoh personal branding yang sukses karena Neil telah berhasil memposisikan personal branding dirinya sebagai guru online marketing dan SEO.

  • Contoh Personal Branding 3: Mark Manson

Mungkin kamu pernah mendengar buku yang berjudul “Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat” (The Subtle Art of Not Giving a F*ck). Ya, penulis buku tersebut adalah Mark Manson. Ia adalah seorang blogger dan pengusaha.

Mark memahami pentingnya nama dia dikenal online. Situs webnya bernama markmanson.net dan dia berfokus bagaimana dia dapat membantu kamu secara personal.

Mark Manson membangun personal brandingnya yang to the point. Postingan dalam situsnya berisi ulasan yang mendalam, terkadang kurang sopan, namun yang terpenting jujur.

Tujuan Personal Branding

Tujuan personal branding adalah memikat serta meningkatkan kepercayaan orang lain terhadap diri individu tersebut. Selain itu, beberapa alasan berikut juga menjelaskan betapa pentingnya personal branding dibangun.

  • Pengembangan kepercayaan

Pentingnya membangun branding pada diri sendiri yakni dapat menciptakan kepercayaan terhadap orang lain. Orang akan merasa lebih nyaman dan percaya pada kamu walaupun belum pernah bertemu sebelumnya secara langsung, sebab kamu sudah dikenal baik oleh banyak orang.

  • Membangun kredibilitas

Manfaat personal branding adalah membangun kredibilitas diri sendiri. Dengan memiliki branding yang bagus, maka secara tidak langsung rasa hormat, kekaguman, dan kepercayaan publik akan muncul dengan sendirinya.

  • Membangun rasa percaya diri

Salah satu alasan mengapa membangun branding pada diri sendiri itu penting adalah karena dapat meningkatkan rasa percaya diri pada individu tersebut. Ini dikarenakan kamu lebih semangat, percaya dengan keahlian yang dimiliki, dan maksimal dalam mengerjakan sesuatu.

  • Memperluas koneksi

Dengan membangun citra diri yang baik, maka kamu bisa lebih mudah meningkatkan exposure, lho! Terlebih jika kamu aktif melakukan networking. Alhasil koneksi kamu makin luas, bahkan hingga ke luar bidang yang kamu tekuni.

  • Menunjukkan diri sendiri apa adanya

Tujuan personal branding adalah untuk menunjukkan kamu apa adanya. Sebab kamu membangun branding diri sendiri, bukan orang lain. kamu tidak bisa membuat kepribadian palsu yang sebenarnya sama sekali bukan kamu. Branding membantu seseorang menjadi otentik, sehingga lebih mudah dalam memenuhi hal-hal dalam hidupnya.

Demikianlah pembahasan mengenai personal branding. Semoga kita semua memiliki personal branding yang baik serta bisa menginspirasi orang lain, terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *